Kali ini membuat Kodim harus memerintahkan anggotanya untuk melakukan sosialisaai pelaksanaan Prokes ditempat-tempat keramaian. Kamis (13/1/2022)
Tingkat kesadaran warga masyarakat dikatakan rendah dikarenakan kurang memahami arti dari pada kesehatan, di karenakan kesibukan oleh kegiatan adat, Padahal kegiatan adat di wilayah sudah jelas akan melibatkan orang banyak sehingga menimbulkan kerumunan.
Ditempat terpisah Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana S.I.P mengatakan dengan munculnya Virus Varian III yang di sebut Virus OMICRON, jajarannya lebih intensip melaksanakan sosialisasi dan edukasi tentang Protokol Kesehatan agar masyarakat sadar akan arti dari pada Kesehatan sehingga penyebaran Virus dapat di putuskan penularannya.
Hal ini dilakukan oleh para "Babinsa jajaran Koramil 1626-03/Tembuku, di mana Komandan Koramilnya Kapten Inf I Putu Suratnya tidak bosan bosannya menekankan kepada para Babinsanya agar selalu untuk mensosialisasikan dan edukasi warga binaannya, pasca Pandemi Covid-19 ini selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M yaitu Selalu menggunakan masker dengan tepat dan benar. Selalu mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Selalu menjaga jarak antar perorangan. Mengurangi mobilitas. Menghindari kerumunan." Ungkapnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar