Pemeriksaan dilakukan Peltu I Ketut Suparna Wijaya mengatakan pemeriksaan itu untuk mengetahui kesehatan hewan ternak sapi milik warga, termasuk sebagai langkah pengawasan terhadap penyakit mulut dan kuku jika ada yang menyerang hewan ternak. Babinsa turun langsung memantau kesehatan sapi milik warga maupun di peternakan yang ada untuk mencegah kemungkinan adanya hewan yang terjangkit virus PMK.
Dalam kesempatan tersebut para Babinsa meminta warga untuk segera melaporkan kepada petugas, jika didapati adanya gangguan kesehatan pada hewan ternaknya. Jika ada ciri-ciri terinfeksi virus PMK seperti, keluar air liur berlebihan, lepuh, (lesi pada gusi), luka pada kuku (kuku terlepas).
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arh Sutrisno, S.Sos, mengatakan telah mengintruksikan kepada seluruh babinsa agar proaktif membantu pencegahan meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Kami instruksikan kepada seluruh anggota, khususnya para babinsa, agar membantu pengawasan hewan ternak sapi guna antisipasi penyebaran PMK", tegas Dandim.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar