Bangli - Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19, Salah satunya adalah dengan Contak Tracking, untuk mengendalikan wabah yang tengah terjadi yang dilakukan kesehatan. Contact Tracking dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang telah bertemu dengan penderita Covid-19 dan juga akan memudahkan petugas kesehatan untuk mengambil tindakan agar virus ini tidak menyebar semakin luas.
Guna mendukung hal itu, Anggota Kodim 1626/Bangli melalui Babinsa Koramil 1626-01/Bangli mendampingi dan membantu Tim Screening Puskesmas Bangli melakukan Contact Tracking terhadap keluarga dari dua orang pasien yang tercomfirmasi positif Covid-19, bertempat di Desa Tamanbali, Desa Bunutin, dan Kel. Bebalang, Kec/Kab. Bangli. Selasa (16/03/2021).
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S. I.P menjelaskan bahwa Contact Tracing atau penelusuran kontak tersebut dilakukan guna mengendalikan laju penyebaran virus melalui pasien yang teridentifikasi.
“Agar kita mengetahui secara pasti siapa saja orang yang pernah kontak dengan pasien agar orang tersebut kemudian lebih mudah untuk kita pantau dan dievaluasi saat diketahui pernah kontak dengan pasien positif Covid-19,” ungkap Dandim.
Contact Tracing yang dilakukan Babinsa Koramil 1626-01/Bangli bersama team screening sekaligus melakukan pendampingan."Tindakan Contack Tracking Ini Perlu dilakukan Agar Pasien Positif Covid-19 Tidak Semakin Bertambah" Pungkas dandim.
Beliau juga kembali mengingatkan supaya masyarakat Kab. Bangli tetap Prokes dalam kehidupan dierabaru ini dengan Mematuhi 3M yaitu selalu memakai Masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan selalu menjaga jarak dalam setiap menghadiri kegiatan karena kita ketahui bersama Pandemi Covid-19 belum menunjukan tanda-tanda mereda dimana masih ditemukannya masyarakat yang terkena Covid-19. Tutup Beliau.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar